Belajar Cara Membaca Grafik Forex

Mengetahui apa arti dari pergerakan grafik forex tentu saja merupakan hal yang sangat penting dan kemampuannya harus benar-benar dimiliki oleh trader. Karena grafik merupakan gambaran dari kondisi pasar yang sebenarnya, sehingga tanpa mengetahui grafik analisa dari trader akan benar-benar kacau dan malah memberikan kerugian besar jika salah mengartikannya.
Hal yang perlu trader ketahui saat belajar cara membaca grafik forex adalah bisa membaca bagaimana pergerakan graafik yang normal.
GRAFIK NORMAL: UP TREND

Penjelasan grafik:
Percobaan balik arah
Anda bisa melihat pada grafik diatas, market turun kemudian menyentuh bagian oversold, sehingga beberapa trader mulai menggunakan strategi buy buttom atau melakukan buy agar bisa membalikan arah trend. Sehingga market mulai naik dari keadaan jenuh, saat itu juga market akan mulai menembus garis trend.

Penguatan trend naik
Setelah grafik sudah berhasil menembus bagian garis trend, maka akan mulai banyak trader yang berpikir penurunan trend sudah selesai. Oleh sebab itu akan semakin banyak yang melakukan buy sehingga kondisi pasar semakin naik.

Normalnya, meskipun sudah berhasil bisa menembus trend line, pasar tidak akan langsung bergerak lurus, tapi akan melakukan koreksi terlebih dahulu agar bisa memastikan bahwa trend naik dengan kuat.

Dominasi naik total
Setelah bisa memastikan bahwa keadaan trend benar-benar kuat pada koreksi proses penguatan pasar maka akan semakin bergerak cepat, ini disebabkan karena saat itu cukup banyak trader yang mulai melakukan posisi buy.

Normalnya pada keadaan dominasi total juga masih sering terjadi koreksi, hanya saja tidak terlalu banyak. Ini dikarenakan beberapa trader mulai merasa ketakutan akan pergerakan harga yang mulai berbalik arah.

Pelemahan trend naik
Setelah harga mulai naik, trader yang melakukan buy mulai berkurang. Penyebabnya adalah tenaga market untuk naik semakin melemah, ditambah lagi ada beberapa trader yang mulai menutup posisi buy nya. Sehingga keadaan market seperti sudah berhenti bergerak.

Normalnya pelemahan trend akan naik dengan ditandai semakin mengecilnya body candle atau semakin banyak candle dengan bagian ekor atasnya yang panjang.

Mendatar
Selanjutnya karena adanya pelemahan yang disebabkan penutupan posisi buy maka akan membuat market menjadi berhenti kemudian masuk pada kondisi overbought.

Saat itulah trader yang menggunakan strategi sell top akan mulai masuk pasar, dan trader yang menggunakan strategi jangka panjang kemungkinan baru saja melihat trade naik. Sehingga akan terjadi tarik dorong yang mengakibatkan kondisi market mendatar.

Percobaan balik arah turun
Selanjutnya akan kembali seperti pada proses awal, setelah mulai memasuki zona jenuh beli maka market akan beranjak dan mulai melakukan balik arah turun.

Ini merupakan pergerakan normal untuk jangka pendek. Sedangkan untuk jangka panjang, untuk pergerakan normalnya akan mengacu pada bentuk pola parabola atau pun zigzag, seperti dibawah ini.

Arti dari pola tersebut adalah saat market akan melakukan balik arah dengan jangka panjang, maka akan membentuk pondasi yang mirip dengan parabola. Sedangkan ketika koreksi maka akan membentuk pola zigzag. Jika tidak terlihat ada pembentukan kedua pola tersebut, artinya keadaan market hanya bergerak dengan pendek.

Itulah penjelasan mengenai grafik normal dalam artikel belajar cara grafik forex. Sebagai seorang trader pergerakan grafik diatas harus benar-benar diketahui, sehingga saat grafik bergerak tidak seperti kondisi diatas, artinya pergerakan sedang dalam kondisi tidak normal dan Anda harus semakin berhati-hati.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *